Selamat Tinggal Blackberry

Ternyata sumber semangat memposting adalah karena pengaruh membludaknya kunjungan blog.semakin kesini,saya semakin bersemangat untuk menulis di blog ini.Blogger Diary adalah catatan harian seorang blogger dan seorang freelancer.Ya,di blog inilah saya bebas menuangkan segala sesuatu dalam bentuk tulisan.saya lebih menyukai mencurahkan dan menuangkan ide,gagasan,atau pokok pembicaan dalam sebuah artikel di blog.

Kali ini saya ingin menulis seputar dunia teknologi,tepatnya para penikmat gadget mewah.artikel ini terinspirasi dari Yahoo .dimana CEO Research In Motion ini mengundurkan diri akibat kalah bersaing dengan Apple.seperti kita ketahui,pengguna Blackberry di Indonesia masih banyak dijumpai ketimbang pengguna produk apple (iphone,ipad,dll).

Well,sejujurnya saya tidak menyukai Blackberry sebagai HP pribadi saya.kenapa?,dalam fitur-fitur blackberry masih banyak kekurangan yang tidak bisa diakses secara gratis.berbeda lho dengan produk apple.hampir semua fitur mewah bisa di akses secara gratis,selain itu juga kualitas apple  tidak bisa di ragukan lagi.apa lagi steve jobs merilis produk terakhirnya iPhone 4.

English: iphone Deutsch: iphone
Image via Wikipedia

Sebelumnya, saya sering menjumpai berita mengenai perilisan iPhone 4 produk terbaik dan produk terakhirnya steve jobs mampu menyihir jutaan umat manusia di seluruh dunia untuk membeli iPhone 4 ini.salah satunya di negara china.kemarin sempat terjadi kerusuhan disana,karena produk yang mereka tunggu-tunggu di batalkan penjualannya.ya,meskipun pada akhirnya di buka kembali.Jutaan orang rela antri berhari-hari hanya demi sebuah gadget mewah iPhone 4.

Well,kembali ke paragraph ketiga.Jujur,saya menggunakan Blackberry karena terpaksa.mengingat hampir semua teman-teman saya menggunakan BlackBerry.Ya,intinya komunitas saja.lagian yang sering saya gunakan cuma BBM-an saja (Blackberry Messenger),dan cek email saja.selain itu tidak ada lagi.

Pengguna Blackberry di Indonesia masih sangat banyak,berbeda di luar negeri.BlackBery sepertinya sudah menjadi barang/gadget jadul disana.Blackberry kini tersingkir dengan hadirnya Apple dan Google (Android). mungkin karena itu pula Mike Lazaridis dan Jim Balsillie (CEO Research In Motion ) mengundurkan diri.

Related articles from External Links :

Selamat Tinggal Blackberry

One thought on “Selamat Tinggal Blackberry

Comments are closed.